Pengertian Essai, Struktur dan contoh yang wajib kamu ketahui
Pasti kamu sudah ga asing dengan kata ini kan ? kata ini sering kamu jumpai saat belajar mata pelajaran bahasa indonesia, Untuk membuat sebuah esai terdapat beberapa peraturan yang harus diikuti. Esai juga terbagi atas beberapa jenis, tergantung apa tujuan dari esai yang akan kamu tulis. Nah, untuk itu, yuk bareng-bareng kita pelajari pengertian dan struktur esai.
1. Pengertian Esai
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI) Esai adalah Karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas
lalu dari sudut pandang pribadi penulisnnya.
Pengertian Esai menurut Soetomo adalah Esai Sebagai suatu karangan pendek berdasaran cara pandang seseorang dalam menyikapi suatu maslaah. Atau bisa di sebut juga karya tulis yang berupa opini atau pendapat seseorang terhadap sebuah permasalahan yang banyak dibicarakan atau menarik perhatian penulis esai.
Baca juga : cara membuat surat lamaran pekerjaan yang baik dan benar
2. Ciri-Ciri
Esai
Pada umumnya Suatu karya bisa di golongkan ke dalam esai yakni jika mempunyai ciri-ciri Sebagai Berikut:
·
Berbentuk Prosa
Mksudnya , menghindarkan penggunaan Bahasa dan ungkapan figur.
·
Singkat
Dapat dibaca dengan santai dalam waktu dua jam
·
Mempunyai gaya
Pembeda/ khas
Esai bisa ditulis semua orang yang berfikir suatu permasalahan atau mengangkat permasalahan untuk diperbincangkan, sehingga esai mempunyai gaya Bahasa yang berbeda/khas tergantung dengan karakter penulisnnya.
·
Selalu tidak utuh
Artinya penulis memilih segi-segi yang penting dan menarik dari objek dan subjek yang hendak ditulis.
·
Memenuhi keutuhan
Penulis
Meskipun esai adalah tulisan yang tidak utuh, namun harus memiliki kesatuan dan syarat-syarat penulis, mulai dari pendahuluan, pengembangan sampai ke pengakhiran.
·
Memiliki nada
pribadi atau bersifat individu
Ciri personal membedakan esai dengan karya sastra lainnya. Yang mana pengungkapan penulis sendiri tentang pandangannya,sikapnya, pikirannya, kepada pembaca.
3. Struktur
Esai
Terdapat 3 truktur esai diantaranya:
·
Pengantar
Umumnya 1 atau 2 paragraf dapat berisi hal-hal berikut, diantaranya: definisi masalah, pembatasan asumsi, istilah-istilah teknis yang digunakan dan tujuan penulis, yang dapat menguraikan secara sesakma sebuah dalil yang kita ungkapkan.
·
Pembahasan
Bagian Utama dari esay yang ditunjukkan untuk mengungkapkan bukti-bukti dalam bentuk, antara lain:
a. Logika
penalaran pribadi
b. Teori-teori
yang ada
c. Secara empiris melalui penelitian, yang relevan dengan masalah yang kita bahas.
·
Penutup
Panjang penutup dan kesimpulan tergantung dari bagaimana kita menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kita ungkapkan dalam bagian definisi masalah pada bagian pembukaan.
Baca Juga : Makalah Sistem Operasi Penjadwalan Algoritma MFQ
4. Jenis- Jenis Esai
·
Esai Deskriptif
Esai yang menuliskan objek atau subjek apa saja yang dapat menarik perhatian pengarang.
·
Esai Tanjuk
Esai jenis ini dapat dilihat di surat kabar atau majalah. Memiliki fungsi menyatakan pandangan dan sikap surat kabar atau majalah tersebut terhadap isu tertentu.
·
Esai Cukilan
Esai yang memperbolehkan penulis membeberkan beberapa segi dari kehidupan individual seseorang kepada pembaca,
·
Esai Pribadi
Esai yang ditulis sendiri oleh penulis tentang dirinya sendiri.
·
Esai Reflektif
Ditulis secara formal dengan nasa baca serius.
·
Esai Kritik
Penulis memutuskan diri pada uraian tentang seni, misalnnya lukisan, tarian, pahat, patung ,teater dll.
5. Langkah-
Langkah membuat esai
·
Tentukan topik
·
Buatlah outline
atau garis besar ide-ide yang akan dibuat
·
Tuliskan esai
dalam kalimat yang singkat dan jelas
·
Tuliskan tubuh
esai
·
Buatlah dengan
menarik perhatian pembaca.
·
Tuliskan
kesimpulan
·
Berikan sentuhan
Terakhir
0 Response to "Pengertian Essai, Struktur dan contoh yang wajib kamu ketahui"
Posting Komentar